Cara menulis Footnote dan Contohnya

Share on email
Share on whatsapp
Share on facebook

Cara menulis footnote atau catatan kaki yang benar dan sesuai dengan aturan memanglah harus diterapkan. Hal ini karena dalam penulisannya penting dilakukan untuk memberikan tulisan pada hasil jurnal atau buku. Dalam penulisannya tidak bisa sembarangan serta memiliki aturan tertentu.

Dalam hal ini, catatan kaki memiliki beberapa fungsi yang tentunya digunakan untuk banyak keperluan. Dengan memberikan serta menjelaskan mengenai pemahaman suatu hal atau penjelasan lebih lanjut terhadap suatu informasi. Catatan kaki sering ditemukan pada buku, jurnal, maupun artikel. Sebelum menginjak ke pengertian catatan kaki, mari kita simak penjelasan mengenai footnote atau catatan kaki.

Apa itu footnote ?

Footnote atau sering disebut catatan kaki adalah keterangan yang ditulis dibawah pada lembar sebuah jurnal atau karya ilmiah. Dalam hal ini catatan kaki menjelaskan keterangan yang berkaitan dengan informasi pada lembar diatasnya. Selain itu juga dapat sebagai komentar ataupun memberikan keterangan sumber kutipan dari sebuah jurnal tersebut. 

Dalam penulisan footnote sering dituliskan dengan simbol angka, huruf, maupun tanda kurung yang ditulis berurutan dari awal sampai seterusnya. Pemberian sumber kutipan atau informasi terkait membantu pembaca untuk  mengetahui sumber kutipan dari jurnal tersebut. Penulisan catatan kaki tidak hanya digunakan pada jurnal atau karya ilmiah, namun juga digunakan pada buku serta novel.

Mungkin banyak yang bertanya lau apakah perbedaan dari footnote dan catatan kaki? Pada bagian ini dari kedua hal tersebut memiliki pengertian yang berbeda. Pada daftar pustaka berisi kutipan sumber yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung dengan dituliskan pada bagian belakang buku maupun jurnal. Sedangkan pada catatan kaki memberikan kutipan sumber yang dilakukan atau dituliskan pada bagian bawah dari lembar atau bab tersebut. 

Tujuan penulisan catatan kaki ialah memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal atau informasi pada bagian tersebut, serta menunjukan asal sumber yang diambil serta memperkuat dari bagian teks tersebut. Dalam hal ini catatan kaki memiliki banyak fungsi yang digunakan dalam urusan pembuatan jurnal, karya ilmiah, maupun buku.

Fungsi penulisan footnote

Penulisan catatan kaki memiliki banyak fungsi yang tentunya akan membantu proses dari pembuatan jurnal maupun karya tersebut. Berikut ini merupakan beberapa fungsi dari catatan kaki.

1. Penguat bukti

Dalam hal ini catatan kaki digunakan sebagai bukti bahwa informasi yang bertuliskan merupakan informasi yang benar adanya serta memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan kata lain catatan kaki dapat digunakan sebagai bentuk validasi atau penguatan dari sebuah informasi. 

2. Pemberi informasi lanjutan

Catatan kaki memiliki fungsi sebagai pemberi informasi lanjutan yang akan memudahkan pembaca mengetahui informasi tersebut, sehingga mereka dapat mengetahui serta mencari tahu sendiri tentang informasi yang diberikan.

3. Memperluas pembahasan

Pemberian catatan kaki akan memiliki fungsi sebagai perluasan pembahasan, konteks pembahasan akan berkembang lebih luas serta pembaca dapat mengetahui pembahasan tersebut dengan melihat catatan kaki.

4. Memberi keterangan atau petunjuk

Dalam hal ini footnote berfungsi sebagai pemberi petunjuk untuk melakukan pemberian lampiran yang berkaitan dengan pernyataan atau informasi lainnya yang berkaitan dengan penjelasan yang disampaikan.

Jenis-jenis footnote

Catatan kaki memiliki dua jenis yang diantaranya adalah

  • Catatan kaki lengkap


    Footnote lengkap menuliskan mengenai informasi sumber secara lengkap yang terdiri dari nama pengarang, judul buku, nama, nama penerbit, tahun terbit serta nomor halaman.  Pada bagian ini informasi dituliskan secara lengkap pada bagian bawah lembar yang dijelaskan. 

  • Catatan kaki singkat


    Pada catatan kaki singkat terdiri dari tiga macam yaitu:
    Ibid atau Ibidium yang berarti sebagai “sama dengan di atas”. Pada macam ini menunjukan bahwa catatan kaki sama dengan yang ada pada atasnya. Yang dalam penulisannya ditulis menggunakan huruf besar,  diberi garis bawah, diikuti tanda titik dan koma selanjutnya nomor halaman.
    Op.cit atau opere citato berarti “dalam karya yang telah dikutip”. Penulisannya dipergunakan untuk menunjukan bahwa catatan kaki tersebut pernah dikutip serta telah disisipi catatan kaki yang lain yang berasal dari sumber lain. Penulisannya yaitu nama pengarang, op.cit nomor halaman.
    Loc.cit atau loco citato berarti “tempat yang telah dikutip” dalam hal ini sama dengan kutipan Op.cit namun kutipan berasal dari halaman yang sama. Penulisannya adalah nama pengarang loc.cit (tanpa nomor halaman)

Unsur-unsur penulisan catatan kaki

Menulis atau membuat catatan kaki tidak bisa sembarangan, hal ini dikarenakan memiliki aturan serta unsur-unsur yang harus dipenuhi agar dalam penulisannya dapat memenuhi persyaratan yang ada. Berikut adalah beberapa unsur pembuatan catatan kaki:

1. Nama penulis atau pengarang

Pemberian nama penulis secara lengkap dan tidak menambahkan gelar yang penulis miliki. Jadi dalam bagian ini hanya berisi nama lengkap dari penulis tanpa pemberian gelar.

2. Judul tulisan

Menuliskan judul dari sumber yang diambil dengan memperhatikan sumber yang jelas. Dalam penulisannya juga memperhatikan ejaan yang tepat.

3. Tahun terbit

Pemberian tahun terbit buku atau kutipan yang digunakan, pada jurnal biasanya menggunakan istilah tahun publikasi.

4. Nomor halaman kutipan

Mencantumkan nomor halaman pada kutipan yang diambil untuk memudahkan mencari kutipan tersebut. Penulisannya yaitu dengan memberikan tulisan “hal” dan pemberian nomor halaman pada kutipan. 

Ketentuan-ketentuan penulisan footnote

Sebelum membahas mengenai cara dan contoh pembuatan dari catatan kaki, simak terlebih dahulu penjelasan mengenai ketentuan-ketentuan penulisannya.

  1. Kutipan yang dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung penulisannya menggunakan angka arab yang ditulis kecil diatas pada kutipan atau pada format seperti kuadrat. Angka dituliskan secara urut mulai dari awal kutipan sampai akhir bab pada jurnal atau karya ilmiah.
  2. Penulisan catatan kaki dilakukan dengan mencantumkan nama penulis, tahun terbit atau publish,  judul buku, nama penerbit, kota penerbit, dan halaman dari kutipan.
    Apabila Nama penulis lebih dari dua orang maka semuanya harus ditulis atau dicantumkan, namun apabila nama pengarang lebih dari 3 orang pada kutipan atau catatan kaki akan ditulis pengarang pertama dan di belakangnya diberi keterangan et all atau dkk.
  3. Penulisan gelar penulis atau pengarang tidak ditambahkan pada catatan kaki
  4. Pada catatan kaki judul buku ditulis dengan bercetak miring.

Setelah mengetahui ketentuan-ketentuan dalam pembuatan catatan kaki, berikut adalah cara menulis footnote dari berbagai sumber. Penulisan catatan kaki memang berbeda dengan penulisan daftar pustaka pada jurnal maupun karya ilmiah. Oleh karena itu, simak dan perhatikan penjelasan berikut ini.

Cara-cara menulis footnote

  1. Dalam penulisan catatan kaki diberikan garis panjang berukuran 14 karakter dengan margin kiri serta berjarak 4 spasi dari jarak tulisan.
  2. Penulisan dengan memberikan satu spasi 
  3. Menuliskannya diberikan nomor
  4. Jika catatan kaki memiliki dua baris, maka kutipan dibawahnya ditulis pada margin kiri 
  5. Apabila terdapat dua catatan kaki, maka yang kedua ditulis dengan memberikan satu spasi
  6. Penulisan catatan kaki harus berada di satu halaman dengan kutipan yang ada
  7. Apabila catatan kaki panjang, maka lebih baik untuk memotong teks yang ada daripada harus memotong catatan kaki
  8. Semua nama penulis disebutkan pada catatan kaki, apabila lebih dari dua penulis maka diberi tulisan et all atau dkk

Contoh penulisan footnote

Dari penjelasan yang sudah diberikan mengenai unsur, ketentuan, serta cara membuat footnote. Berikut merupakan contoh dari penulisan catatan kaki.

1.  Contoh cara menulis footnote dari jurnal atau makalah


Nomor kutipan nama penulis, “judul artikel” (dicetak miring), Nama jurnal atau makalah dan volume dan nomornya, Tahun Penerbitan, Nomor Halaman,

1Yahya Saputra, “Kekerasan Terhadap Wanita dalam Hukum Islam”, Asy-Syariah, Edisi 6, April 2016. Hal.15.

2.Contoh catatan kaki dari majalah


Nomor kutipan nama penulis, “judul artikel” (dicetak miring), Penerbit, Kota Penerbit, Tahun, Halaman

1Mochtar Naim, “Mengapa Orang Minang Merantau ?”, Tempo, 31 Januari 1975, hlm. 36.

3. Contoh cara menulis footnote dari internet


Nomor kutipan nama penulis, “judul artikel” (dicetak miring), (URL web, Tanggal akses, Tahun)

1Sonia Rahma,“Aplikasi Surat Menyurat untuk Perusahaan”(https://www.sipas.id/aplikasi-surat-menyurat,Diakses pada 12 Agustus 2020) 

Penulisan catatan kaki juga bisa dilakukan pada Microsoft Word dengan mudah. Berikut ini adalah cara menulis footnote di Word.

  1. Siapkan dokumen yang akan diberi catatan kaki
  2. Lalu blok kutipan yang akan diberi keterangan
  3. Setelah itu klik Menu References atau Menu Referensi
  4. Cari pilihan Insert Footnote atau Sisipkan Catatan Kaki
  5. Jika sudah, maka catatn kaki akan otomatis terbuka dan penulis dapat mengubah sesuai dengan keinginan.

Kesimpulan 

  • Dalam buku, jurnal, maupun karya ilmiah catatan kaki atau footnote memang sangat dibutuhkan.
  • Penulisan catatan kaki membawa banyak manfaat salah satunya memberikan informasi yang jelas terhadap suatu kutipan.
  • Menulis catatan kaki tidak bisa sembarangan dilakukan, karena ada unsur-unsur dan ketentuan yang harus diterapkan.
  • Footnote dapat diambil dari beberapa sumber seperti jurnal, makalah, internet dan masih banyak lainnya.
  • Footnote juga dapat dituliskan dengan menggunakan Microsoft Word

Artikel Terkait

fitur telaah

Fitur Telaah Surat

Segala pengerjaan yang dituntut untuk diketahui oleh kepala bagian maupun langsung menuju pimpinan, baik perbaikan...

sifat surat

Fitur Sifat Surat

Ada beberapa surat yang boleh diketahui semua karyawan, ada yang bagian tertentu saja dan bahkan...

Langganan Artikel Kami

Berlangganan dan dapatkan pemberitahuan setiap kami meluncurkan artikel terbaru.

Frame 3 (2)